Tanya: Saya beberapa kali ditanya oleh
rekan sejawat sesama pengurus takmir sebuah mesjid tentang hadis yang
menyatakan bahwa ruh orang Islam yang meninggal akan berputar-putar di sekitar
rumahnya selama satu bulan sejak meninggalnya dan setelah itu berputar-putar di
sekitar makamnya selama setahun. Hadis itu oleh sebagian orang dijadikan dasar
bagi diadakannya kegiatan tahlil. Hadis tersebut dinyatakan bersumber dari Abu
Hurairah r.a. dan terdapat dalam kitab Durratun-Nashihin dengan
terjemahan bahasa Jawa pada halaman 2195-2196. Matan hadis dimaksud sebagaimana
dikutip dalam kitab Durratun-Nasihin dengan terjemahan bahasa Jawa itu
adalah sebagai berikut:
عَنْ أَبِيْ
هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ عَنْ رَسُوْلِ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
: إِذَا مَاتَ اْلمُؤْمِنُ حَامَ رُوْحُهُ حَوْلَ دَارِهِ شَهْراً فَيَنْظُرُ إِلَى
مَنْ خَلَفَ مِنْ عِياَلِهِ كَيْفَ يَقْسِمُ مَالَهُ وَكَيْفَ يُؤَدِّيْ دُيُوْنَهُ
فَإِذاَ أَتَمَّ شَهْراً رُدَّ إِلَى حَفْرَتِهِ فَيَحُوْمُ حَوْلَ قَبْرِهِ وَيَنْظُرُ
مَنْ يَأْتِيْهِ وَيَدْعُوْ لَهُ وَيَحْزِنُ عَلَيْهِ فَإِذَا أَتَمَّ سَنَةً رُفِعَ
رُوْحُهُ إِلَى حَيْثُ يَجْتَمِعُ فِيْهِ اْلأَرْوَاحُ إِلَى يَوْمِ يُنْفَخُ فِيْ
الصُّوْرِ .
Pertanyaannya:
Apakah hadis ini sahih dan siapa rawi yang meriwayatkannya? Mohon penjelasan.
Kalasan,
25-12-2009 . Penanya: Sugianto, Guru
SMPN 3 Turi, Kalasan, Sleman, Yogyakarta .