Senin, 29 April 2013

HUKUM MENGKHUSUSKAN WIRID YASIN

HUKUM MENGKHUSUSKAN WIRID YASIN

Pertanyaan Dari:
Bapak Refinal di Sei Jernih Palu, Pasaman, Sumatera Barat

Tanya:
Bagaimana hukum mengkhususkan wirid yasin, dengan catatan surat-surat lain dalam al-Qur’an tidak ditolak? Apakah bid’ah/haram?

Jawab:
Jika mencermati persoalan Bapak pada kalimat “mengkhu­suskan wirid yasin’, maka prilaku itu tidak ada tuntunannya dalam Agama Islam. Oleh karena itu, kalau Bapak mengatakan bahwa surat-surat lain dalam al-Qur’an tidak ditolak, mengapa tidak diarahkan kepada tadarrus seluruh surat di dalam al-Qur’an?
Hal ini untuk menghindari kesalahan persepsi prilaku masyarakat terhadap ayat-ayat/surat tertentu. Karena yang harus disadari adalah, bahwa membaca al-Qur’an merupakan suatu ibadah, karena al-Qur’an adalah petunjuk, rahmat dan obat ruhani bagi manusia yang beriman, seperti firman Allah dalam Surat Yunus ayat 57:
$pkšr'¯»tƒ â¨$¨Z9$# ôs% Nä3ø?uä!$y_ ×psàÏãöq¨B `ÏiB öNà6În/§ Öä!$xÿÏ©ur $yJÏj9 Îû ÍrߐÁ9$# Yèdur ×puH÷quur tûüÏYÏB÷sßJù=Ïj9 [يونس (10): 57]
Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Mencermati ayat itu, maka kita semua dianjurkan untuk banyak membaca al-Qur’an, termasuk membaca Yasin, dengan mendalami dan merenungkan maknanya sebagal ibadah semata-mata karena Allah.

2 komentar:

  1. Selain membaca al-Qur'an secara keseluruhan misalnya mengkhatamkan per 7 hari atau 30 hari atau bahkan setahun sekali, kita juga dianjurkan untuk mengambil surat-surat tertentu untuk menjadi wirid harian atau mingguan.

    Hadits Rasul SAW banyak mengenai ini, yang paling utama me-wirid al-Baqoroh dan al-Imran, kemudian Beliau juga sangat menekankan al-Mulk untuk dibaca setiap hari. Dan al-Kahfi setiap Jum'at.

    Dari hadits tentang keutamaan al-Baqoroh dan al-Imran, beliau menyebut adanya 2 malaykat yg berbetuk awan sangat cemerlang (ZAHRAWAIN) yg akan membela pengamal al-baqoroh dan al-imron.

    Dua malaykat tersebut berada paling depan di padang mahsyar, yg berarti setiap surat Qur'an juga punya malaykat pembela hanya punya posisi tersebar ke tengah dan belakang.

    Yang tidak mampu me-wirid al-baqoroh dan al-imron dengan demikian boleh memilih surat mana yang disukai dan dianggap mudah untuk diwiridkan.

    Mewirid surat Yasin sayangnya hanya ada anjuran dalam hadits-hadits berderajat dhaif sampai hasan, tapi tetap tidak mengurangi nilai keutamaan sebagai surat al-Qur'an yang pasti akan punya malaykat pembela di padang mahsyar nanti bagi yang me-wirid-nya.

    Insya Allah kita akan menyaksikannya nanti.

    Salaam

    BalasHapus
  2. syukron atas masukannya. jadi kita beribadah apapun yang penting harus berada pada dalil yang ada. sekali lagi syukron

    BalasHapus