HUKUM MENGKHUSUSKAN WIRID YASIN
Pertanyaan Dari:
Bapak Refinal di Sei Jernih Palu,
Pasaman, Sumatera Barat
Tanya:
Bagaimana
hukum mengkhususkan wirid yasin, dengan catatan surat-surat lain dalam al-Qur’an
tidak ditolak? Apakah bid’ah/haram?
Jawab:
Jika
mencermati persoalan Bapak pada kalimat “mengkhususkan wirid yasin’, maka
prilaku itu tidak ada tuntunannya dalam Agama Islam. Oleh karena itu, kalau
Bapak mengatakan bahwa surat-surat lain dalam al-Qur’an tidak ditolak, mengapa
tidak diarahkan kepada tadarrus seluruh surat di dalam al-Qur’an?
Hal ini untuk
menghindari kesalahan persepsi prilaku masyarakat terhadap ayat-ayat/surat
tertentu. Karena yang harus disadari adalah, bahwa membaca al-Qur’an merupakan
suatu ibadah, karena al-Qur’an adalah petunjuk, rahmat dan obat ruhani bagi
manusia yang beriman, seperti firman Allah dalam Surat Yunus ayat 57:
$pkr'¯»t
â¨$¨Z9$# ôs% Nä3ø?uä!$y_
×psàÏãöq¨B `ÏiB öNà6În/§
Öä!$xÿÏ©ur $yJÏj9 Îû
ÍrßÁ9$# Yèdur
×puH÷quur tûüÏYÏB÷sßJù=Ïj9 [يونس (10): 57]
Artinya:
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan
penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta
rahmat bagi orang-orang yang beriman.”
Mencermati
ayat itu, maka kita semua dianjurkan untuk banyak membaca al-Qur’an, termasuk
membaca Yasin, dengan mendalami dan merenungkan maknanya sebagal ibadah
semata-mata karena Allah.
Selain membaca al-Qur'an secara keseluruhan misalnya mengkhatamkan per 7 hari atau 30 hari atau bahkan setahun sekali, kita juga dianjurkan untuk mengambil surat-surat tertentu untuk menjadi wirid harian atau mingguan.
BalasHapusHadits Rasul SAW banyak mengenai ini, yang paling utama me-wirid al-Baqoroh dan al-Imran, kemudian Beliau juga sangat menekankan al-Mulk untuk dibaca setiap hari. Dan al-Kahfi setiap Jum'at.
Dari hadits tentang keutamaan al-Baqoroh dan al-Imran, beliau menyebut adanya 2 malaykat yg berbetuk awan sangat cemerlang (ZAHRAWAIN) yg akan membela pengamal al-baqoroh dan al-imron.
Dua malaykat tersebut berada paling depan di padang mahsyar, yg berarti setiap surat Qur'an juga punya malaykat pembela hanya punya posisi tersebar ke tengah dan belakang.
Yang tidak mampu me-wirid al-baqoroh dan al-imron dengan demikian boleh memilih surat mana yang disukai dan dianggap mudah untuk diwiridkan.
Mewirid surat Yasin sayangnya hanya ada anjuran dalam hadits-hadits berderajat dhaif sampai hasan, tapi tetap tidak mengurangi nilai keutamaan sebagai surat al-Qur'an yang pasti akan punya malaykat pembela di padang mahsyar nanti bagi yang me-wirid-nya.
Insya Allah kita akan menyaksikannya nanti.
Salaam
syukron atas masukannya. jadi kita beribadah apapun yang penting harus berada pada dalil yang ada. sekali lagi syukron
BalasHapus